Kepala Sekolah Temukan Harta Karun di Halaman Sekolah, Nilainya Miliaran Rupiah
Seorang kepala sekolah menemukan harta karun di halaman sekolah--
Masyarakat pun berspekulasi, Nuryasin akan menjadi miliarder baru. Namun, di tengah dorongan untuk menjual koin tersebut, Nuryasin justru memilih jalan berbeda.
"Tapi itu tak mungkin saya lakukan. Uang temuan ini akan kami serahkan pada museum, atas dasar petunjuk Depdikbud," tegasnya.
Walau akhirnya tidak jadi kaya raya, Nuryasin dikenang sebagai sosok jujur yang namanya kini tercatat dalam sejarah sebagai penemu harta karun VOC di tanah sekolah.
BACA JUGA:Di Sumatera Utara Ada Harta Karun Timbunan Emas, Jumlahnya Diprediksi Terbesar di Indonesia
Peninggalan VOC dan Sejarah Duit di Indonesia
Penemuan ini juga mengungkap tabir bagaimana masyarakat zaman dahulu bertransaksi menggunakan koin logam, bahkan sejak masa kerajaan Hindu-Buddha.
Ketika VOC hadir di Nusantara, mereka memperkenalkan dan menyeragamkan sistem mata uang koin untuk menggantikan sistem barter.
Beberapa jenis koin terkenal saat itu seperti rijksdaalder, dukat, stuiver, gulden, hingga doit, yang menjadi cikal bakal kata "duit" dalam bahasa Indonesia.
Kini, sebagian dari koin itu tinggal sejarah, atau tertimbun di tanah sebagai harta karun, seperti yang ditemukan Nuryasin, sang guru SD dari Madura yang nyaris jadi miliarder berkat sebuah cangkul dan hujan.
Nutri Septiana
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:


