Iklan RBTV

Pedagang Siomay di Kota Bengkulu Dibegal, Korban Alami 10 Luka Tusuk Senjata Tajam

Pedagang Siomay di Kota Bengkulu Dibegal, Korban Alami 10 Luka Tusuk Senjata Tajam

Pedagang siomay di Kota Bengkulu yang menjadi korban begal--

BENGKULU, RBTV.DISWAY.ID - Pedagang siomay di Kota Bengkulu dibegal, korban alami 10 luka tusuk akibat senjata tajam.

Sandi Permadik, pedagang siomay keliling di Kota Bengkulu asal Kota Bandung Jawa Barat menjadi korban pencurian dengan kekerasan pada Selasa (12/8) malam.

Peristiwa bermula saat dirinya keluar berjalan kaki seorang diri dari mess yang berlokasi di Jalan Jambu, Kelurahan Lingkar Timur, Kecamatan Singaran Pati Kota Bengkulu untuk membeli paket kuota di depan gang tempat tinggalnya.

"Awalnya dia (korban) pergi membeli kuota di depan gang bang. Dia pergi sendirian dan tidak menggunakan motor," ungkap Yuda Purwandi temannya saat di temui di rumah sakit.

BACA JUGA:Polresta Bengkulu Gelar Gerakan Pangan Murah, Lokasi di Kantor Camat Gading Cempaka

Saat di perjalanan kembali menuju mess, korban dicegat oleh 2 orang pria yang tidak dikenalnya dan saat itu salah satunya menghampiri korban dan meminta barang berharga korban. 

Saat itu korban menolak memberikan apapun kepada pelaku, sehingga pelaku yang menunggu di atas motor langsung menabraknya hingga terjatuh.

"Saat itu ada 2 orang yang datang dan meminta uang kepada teman saya. Namun karena tidak mau memberikan, pelaku langsung menabraknya dan langsung terjatuh," lanjutnya.

BACA JUGA:Lebih dari Sekedar Warna Merah Putih, Ini 4 Fakta Menarik Bendera Merah Putih

Pada saat korban terjatuh, pelaku langsung turun dari kendaraan dan langsung menusuk korban menggunakan senjata tajam di bagian belakang, sehingga mengakibatkan korban mengalami 10 tusukan di bagian tubuhnya.

"Sudah di jahit bang, tapi tidak tau jumlah jahitan yang pasti kalau tusukan yang sudah di jahit itu sebanyak 10," katanya.

Peristiwa ini diketahui oleh teman-temannya setelah ada orang yang datang ke mess dan menyampaikan jika korban di begal.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: