Iklan RBTV

Pak Lurah Ini Bikin Sayembara untuk Tangkap Pembuang Sampah Liar, Hadiahnya Menarik dan Pelakunya Bakal Tenar

Pak Lurah Ini Bikin Sayembara untuk Tangkap Pembuang Sampah Liar, Hadiahnya Menarik dan Pelakunya Bakal Tenar

Pak Lurah yang buat sayembara untuk tangkap pembuang sampah liar--

NASIONAL, RBTV.DISWAY.ID – Unik dan tegas! Pak Lurah ini bikin sayembara tangkap pembuang sampah liar, hadiahnya menarik banget!

Di tengah keresahan soal sampah liar yang makin meresahkan warga, Lurah Kebalen, Andika, mengambil langkah yang bisa dibilang tak biasa tapi cukup kreatif. 

Demi menjaga kebersihan lingkungan, khususnya di bantaran Kali Bekasi, ia menggelar sayembara khusus siapa saja warga yang berhasil menangkap tangan pelaku pembuang sampah sembarangan, bisa langsung datang ke kantor Kelurahan dan mendapat hadiah.

BACA JUGA:Adakah Koleksimu, 11 Uang Kuno di Indonesia Ini Harganya Paling Mahal dan Dicari Kolektor

Yup, kamu nggak salah baca. Ada reward menanti buat warga yang ikut serta dalam gerakan ini. Langkah ini bukan hanya sebagai bentuk perhatian terhadap lingkungan, tapi juga sebagai upaya nyata untuk menggugah kesadaran masyarakat agar nggak cuek soal kebersihan sungai.

"Nanti bisa diserahkan langsung ke kantor, ada reward-nya," ujar Andika saat meninjau lokasi pembuangan sampah liar, Rabu (23/4/2025).

BACA JUGA:Harga Kelapa Naik, Selain Bahagia Petani juga Cemas, Ini Penyebabnya

Sayembara ini terbuka untuk umum, dengan tujuan mendorong masyarakat sekitar agar lebih peduli terhadap kondisi lingkungan mereka sendiri.

Menurut Andika, makin banyak warga yang terlibat, makin besar pula peluang untuk menghentikan aksi buang sampah sembarangan yang selama ini sulit dikontrol.

BACA JUGA:Belanja Hemat Akhir Bulan, Ini Daftar Promo Alfamart Terbaru 2025

Sanksi Bikin Kapok, KTP Ditahan dan Wajah Dipajang di Medsos

Tentu saja, ada hukuman yang menanti bagi mereka yang tertangkap. Dan bukan hukuman biasa, lho. KTP si pelaku akan langsung ditahan oleh pihak kelurahan. Bukan cuma itu, wajah pelaku juga akan disebarluaskan melalui media sosial sebagai bentuk sanksi sosial.

“Tujuannya kita memberikan efek jera, supaya pelaku sadar bahwa perbuatannya salah,” jelas Andika.

Sanksi sosial seperti ini dinilai cukup efektif untuk membuat pelaku merasa malu dan berpikir dua kali sebelum mengulangi aksinya. Alih-alih hanya ditegur atau dikenakan denda, pelaku benar-benar ditunjukkan pada publik sebagai contoh buruk yang harus dihindari.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: