Tugu Biawak Raksasa, Jadi Spot Wisata Baru yang Ramai Dikunjungi, Pedagang Kecipratan Rezeki
Tugu Biawak --
NASIONAL, RBTVDISWAY.ID – Ikonik dan viral! tugu biawak raksasa di Wonosobo jadi spot wisata baru, omzet pedagang langsung meroket!
Tugu biawak raksasa yang berdiri gagah di Wonosobo ini langsung viral dan jadi magnet baru buat wisatawan. Nggak cuma menarik perhatian warganet, tugu ini juga sukses dongkrak ekonomi lokal, lho!
BACA JUGA:Penghasil Saldo DANA 2025, 5 Aplikasi Nonton Video Dapat Uang Ini Cocok Saat Lagi Santai
Tugu Biawak, atau yang punya nama resmi Tugu Krasak Menyawak, berdiri megah di Desa Krasak, Kecamatan Selomerto, Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah.
Patung ini mencuri perhatian karena desainnya yang super realistis, lengkap dengan sisik, ekspresi, dan pose yang mirip banget sama biawak asli. Nggak heran kalau foto-foto tugu ini langsung berseliweran di media sosial.
Tinggi tugu ini mencapai sekitar 7 meter, dan proses pembuatannya benar-benar digarap serius. Biayanya?
BACA JUGA:Update Kilauan Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Lebih Murah dari Kemarin
Sekitar Rp50 juta, yang berasal dari dana Corporate Social Responsibility (CSR) sejumlah Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) di Wonosobo. Keren banget, ya, CSR-nya langsung bikin karya seni monumental!
Yang makin membanggakan, tugu ini dibuat oleh seniman lokal, Rejo Arianto, bersama enam rekannya.
Proses pengerjaannya memakan waktu sekitar 1,5 bulan. Hasilnya? Sebuah karya seni publik yang bukan cuma estetik tapi juga punya nilai budaya dan ekonomi tinggi.
Letaknya juga strategis banget. Tugu Biawak berdiri di pinggir Jalan Raya Nasional Ajibarang–Secang, tepatnya di sebelah barat Jembatan Krasak, sekitar 9,5 kilometer dari pusat Kota Wonosobo.
Karena posisinya yang ada di jalur utama Wonosobo-Banjarnegara, akses ke lokasi ini gampang banget. Gak heran, banyak pengendara dan wisatawan yang berhenti sejenak cuma buat foto-foto bareng si “biawak raksasa”.
Tugu yang terlihat seperti biawak asli ini bukan hanya sekadar karya seni, tetapi juga sarana edukasi untuk mengingatkan masyarakat akan pentingnya menjaga keberagaman hayati.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:


