Awas Salah, Ini Cara Mengelola Unit Gudang Koperasi, dari Legalitas hingga Operasional
Koperasi Merah Putih 2025--
NASIONAL, RBTVDISWAY.ID - Langkah-langkah mengelola unit gudang koperasi, dari legalitas hingga operasional.
Koperasi Merah Putih (KMP) merupakan program yang diusung pemerintah untuk membentuk koperasi di tingkat desa atau kelurahan di seluruh Indonesia.
Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto menyampaikan bahwa desa-desa di seluruh Indonesia dapat memanfaatkan Dana Desa untuk membiayai legalisasi pendirian Koperasi Desa Merah Putih.
“Dari mana biaya ini (legalisasi Kopdes Merah Putih)? Kami dari Kementerian Desa PDT juga sudah membuat surat edaran, bahwa boleh diambil dari Dana Desa, sebesar Rp 2,5 juta, atau sumber lain yang bisa dipertanggungjawabkan,” ujar Yandri.
Menurut Mendes PDT, pemanfaatan Dana Desa tersebut ditujukan untuk menutupi biaya pembentukan badan hukum di notaris yang nilainya mencapai Rp 2,5 juta.
BACA JUGA:Kepergok Warga Saat Bertandang ke Rumah Janda, Sepeda Motornya Dibakar Massa
Ia menegaskan bahwa Kemendes tidak membatasi pemilihan notaris tertentu dalam pembentukan badan hukum Kopdes Merah Putih.
Langkah ini dilakukan agar desa-desa terpencil tidak mengalami kesulitan dalam mengakses layanan notaris, sehingga tidak ada hambatan administratif yang dapat mengganggu pendirian koperasi berbasis potensi lokal dan komunitas unggulan masing-masing daerah.
“Dengan demikian, tidak ada alasan untuk tidak melakukan musyawarah desa khusus. Tapi ingat, walaupun banyak sumber tadi, hanya boleh menggunakan satu sumber. Misalnya, jika akta notaris sudah dibiayai melalui BDD (Bantuan Dana Desa/Kampung), maka tidak boleh mengambil dari sumber lain juga, karena semuanya harus dipertanggungjawabkan,” jelasnya.
BACA JUGA:Kementerian LHK Hentikan Sistem Open Dumping TPA Mukomuko
Salah satu unit bisnis strategis dalam struktur Koperasi Merah Putih adalah Unit Usaha Pergudangan. Unit ini berfungsi untuk mendukung penyimpanan dan distribusi barang yang dikelola koperasi secara profesional dan berkelanjutan.
Agar dapat berjalan optimal, pengelolaan pergudangan perlu dilakukan secara sistematis dan efisien. Berikut langkah-langkah pengelolaannya:
- Manajemen Stok
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:


