Iklan RBTV

Kejuaraan Dunia 2025 Senam Artistik di Asia Tenggara, Edisi Perdana Pasca Olimpiade Paris 2024

Kejuaraan Dunia 2025 Senam Artistik di Asia Tenggara, Edisi Perdana Pasca Olimpiade Paris 2024

--

NASIONAL, RBTV.DISWAY.IDKejuaraan Dunia Senam Artistik 2025 yang digelar di Jakarta hingga 25 Oktober ini telah dimulai sejak tanggal 19 Oktober kemarin. 

Ini bukan hanya kompetisi biasa, ajang ini bahkan cukup menyita banyak perhatian publik tanah air karena mengalami kontroversi larangan atlet Israel, hingga berimbas pada sanksi Komite Olimpiade Internasional (IOC).

Namun ajang yang menjadikan Indonesia sebagai tuan rumah untuk pertama kalinya ini tetap saja terasa sangat spektakuler dan penuh sejarah.

BACA JUGA:Pemprov Bengkulu Komitmen Hadirkan Layanan Kesehatan Merata untuk Rakyat

Tak hanya itu, ajang ini juga merupakan edisi pertama Kejuaraan Dunia Senam Artistik yang digelar di Asia Tenggara.

Bahkan, kompetisi ini juga menjadi edisi pertama setelah Olimpiade Paris 2024.

Pada kejuaraan Dunia Senam Artistik ini mempertandingkan dua cabang utama, yaitu senam artistik putra (Men’s Artistic Gymnastics/MAG) dan juga senam artistik putri (Women’s Artistic Gymnastics/WAG). 

Setiap cabang akan menampilkan nomor alat yang berbeda, dengan drama, keanggunan, dan ketegangan tinggi.

BACA JUGA:Lelang Jabatan Sekprov Bengkulu, Ini Daftar Peserta Lulus Asesment

Nah, untuk ajang di 2025 ini, tidak ada kategori beregu, melainkan hanya kelas All-Around dan tiap nomor putra-putri yang menghasilkan juara.

Untuk kategori All-Around disebut sebagai mahkota sejati senam artistic, setiap atlet harus tampil di semua nomor, enam untuk putra dan empat untuk putri serta mengumpulkan nilai tertinggi.

Juara All-Around juga tidak hanya melihat di satu alat saja, melainkan juga mampu menjaga konsistensi, ritme, dan fokus di semua nomor.

Gelar ini menuntut keseimbangan tubuh, ketenangan mental, dan keberanian menghadapi setiap tantangan.

BACA JUGA:Pinjaman KUR BRI 2025 di Subsidi Pemerintah, Simak Tabel Angsuran Pinjaman Rp10-50 Juta

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: