Iklan RBTV

Apa Sebenarnya Terjadi, Kenapa Orang Koma Bisa Menangis?

Apa Sebenarnya Terjadi, Kenapa Orang Koma Bisa Menangis?

Pasien di rumah sakit--

NASIONAL, RBTV.DISWAY.ID - Pasien koma mungkin akan terlihat seolah-olah orang yang sedang tidur nyenyak. 

Namun, nyatanya kondisi pasien koma jauh lebih serius dari itu.

BACA JUGA:Yamaha Tmax 560 Black Max Edition, Tampil Agresif dan Stylish dengan Mesin Gahar

Ya, orang yang mengalami koma sebenarnya masih hidup. Hanya saja, mereka tidak memiliki kemampuan untuk bangun dan otaknya hanya sanggup beraktivitas sangat sedikit.

Saat seseorang dalam keadaan koma, sudah pasti mereka tidak sadar dan tidak bisa berkomunikasi seperti semula dengan lingkungan sekitar mereka. 

Seseorang yang mengalami koma tidak dapat berbicara dan mata mereka tertutup.

Lalu, kenapa orang koma bisa menangis?

BACA JUGA:Daftar Harga Motor Listrik Mulai Rp 11 Jutaan yang Punya Tenaga Kencang dan Cocok untuk Jarak Tempuh Jauh

Kenapa Orang Koma Bisa Menangis?

Pada sejumlah orang yang mengalami koma, terkadang dapat menggerakkan sedikit anggota tubuhnya sebagai refleks. 

Bahkan mereka dapat mendengar apa yang dibicarakan orang sekitarnya, merasakan sentuhan seperti ketika saat disuntik, hingga menangis, namun tetap tidak dapat berkomunikasi. 

Walaupun orang yang koma biasanya tidak dapat merespons apa yang terjadi di sekitarnya, dalam beberapa kasus, mereka bisa saja tampak menangis.

Dengan demikian, fenomena tersebut menunjukkan bahwa ada kemungkinan kesadaran mereka masih berada dalam kondisi tertentu, yang dikenal sebagai stupor.

Melansir dari sumber terpercaya, kondisi kesadaran pada tingkat stupor (GCS 4-6) menunjukkan bahwa individu tersebut sangat mengantuk namun masih dapat dibangunkan dengan rangsangan kuat, seperti rangsangan nyeri.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: