Sekretaris DPW PPP Provinsi Bengkulu; Pihak yang Ingin Melapor itu Barisan Sakit Hati
Klarifikasi pihak Sekretaris DPW PPP--
BENGKULU, RBTV.DISWAY.ID - Sekretaris DPW PPP Provinsi Bengkulu mengatakan pihak yang ingin melapor itu barisan sakit hati dan sebagian sudah dipecat.
Pernyataan ini disampaikan langsung oleh RS selaku Sekretaris DPW Provinsi Bengkulu saat dihubungi RBTV melalui WhatsApp pada Kamis (27/2) malam.
Terlapor berinisial RS sekalu sekretaris DPW PPP Provinsi Bengkulu membantah apa yang telah dituduh terhadap dirinya.
"Tidak benar itu apa yang sudah di sampaikan ke media masa," kata RS.
BACA JUGA:Kisruh PPP, Pengurus Harian DPW PPP Bengkulu Akan Laporkan Ketua dan Sekretaris DPW ke Polisi
RS mengatakan jika pengurus yang ingin melaporkan dirinya ke polisi itu merupakan pengurus yang merasa kecewa di PPP. Bahkan sebagian dari pelapor ada yang sudah di berhentikan dari kepengurusan partai.
"Mereka itu orang-orang yang merasa kecewa. Bahkan sebagian dari yang melapor itu sudah ada yang di pecat dari PPP," lanjutnya.
Pemberhentian itu banyak sebabnya, termasuk jika mereka tidak aktif selama satu tahun kepengurusan dan itupun yang memberhentikan langsung dari pimpinan pusat bukan DPW PPP.
"Pemecatan mereka itu langsung dari pusat. Kamu juga sudah berkoordinasi dengan pimpinan pusat terkait dengan laporan mereka," kata terlapor.
BACA JUGA:Puluhan ASN BPSDM Provinsi Bengkulu Diperiksa Inspektorat, Klaim Sudah Ada Izin Asisten III
Pihaknya saat ini juga sudah mempersiapkan bukti-bukti untuk menyanggah tuduhan yang dilontarkan kepada dirinya.
"Saat ini kita ikutin aja proses yang ada. Kami juga sudah mempersiapkan bukti-bukti yang kami miliki," jelas RS.
Ditambahkan RS, setiap tahunnya mereka susah melaporkan keuangan partai ke badan pemeriksa keuangan dan sejak tahun 2021 hingga 2023 lalu mendapat hasil dari audit BPK.
"Setiap tahunnya laporan kita di audit ke BPK. Dan BPK tidak akan mengeluarkan hasil audit kalau ada yang tidak sesuai. Namun sejak 2021 hingga 2023 lalu, BPK terus mengeluarkan hasil audit dan ada semua dengan kita," tutup RS.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:


