Iklan RBTV

Jangan Lakukan! Ini 3 Waktu yang Dilarang Mandi Dalam Islam, Bisa Meningkatkan Risiko Kematian

Jangan Lakukan! Ini 3 Waktu yang Dilarang Mandi Dalam Islam, Bisa Meningkatkan Risiko Kematian

Waktu yang Dilarang untuk Mandi Dalam Islam--

NASIONAL, RBTVDISWAY.ID – 3 waktu dilarang mandi dalam islam, bisa meningkatkan risiko kematian.

Setiap hari kita pastui melakukan aktivitas mandi setelah melakukan berbagai macam aktivitas yang melelahkan. 

BACA JUGA:Timnas Indonesia Harus Benahi Ini Agar Mulus di Round 4 Kualifikasi Piala Dunia 2026

Mandi bukan sekadar membersihkan tubuh dari kotoran, tetapi juga menyegarkan badan dan mengembalikan energi setelah kelelahan.

Tapi tahukah kamu ada 3 waktui yang dilarang untuk mandi dalam islam yang bisa meningkatkan risiko kematian secara mendadak. Yuk, simak artikel ini hingga akhir untuk mengetahuinya.

BACA JUGA:Ketua Komisi Kejaksaan RI Bersama Kajati Geruduk Rumah Penyimpanan Barang Sitaan Negara, di Bengkulu

Dalam Islam, mandi memiliki nilai ibadah dan kebersihan merupakan bagian dari iman. Oleh karena itu, mandi menjadi salah satu kewajiban umat Muslim untuk menjaga kebersihan dan kenyamanan, terutama sebelum melaksanakan ibadah.

Dalam islam terdapat dua jenis mandi, yaitu mandi wajib dan mandi sunnah. Mandi wajib biasanya untuk mandi junub, mandi setelah haid, mandi setelah nifas dan mandi masuk islam, sedangkan mandi sunnah seperti mandi sebelum sholat jum’at, mandi sebeluym sholat idul fitri dan idul adha, mandi sebelum puasa dan lainnya.

BACA JUGA:Green Financing BRI Terus Tumbuh di Era Transformasi Hijau Industri Perbankan, Tembus Rp89,9 Triliun

Dilansir dari unggahan channel youtube @UBAYMEDIA, katanya mandi tidak cukup hanya dengan melepas pakaian dan menyiramkan air ke seluruh tubuh. Ada urutan yang dianjurkan agar mandi lebih efektif dan aman bagi kesehatan:

1. Awali dengan menyiram air ke telapak kaki, kemudian lanjutkan ke betis, paha, perut, dan pundak.

2. Berhenti sejenak selama 5–10 detik setelah siraman awal untuk merasakan keluarnya uap atau angin dari ubun-ubun kepala.

3. Setelah itu, baru lanjutkan mandi seperti biasa.

Cara ini bertujuan agar tubuh beradaptasi dengan suhu air dan mencegah retak tubuh seperti halnya gelas yang tiba-tiba diisi air dingin setelah panas.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: