Iklan RBTV

Iran Kirim Paket 30 Rudal ke Israel, 40 Orang Terluka, Perdana Menteri Uring-uringan

Iran Kirim Paket 30 Rudal ke Israel, 40 Orang Terluka, Perdana Menteri Uring-uringan

Petugas medis Israel sibuk, setelah kiriman paket 30 rudal Iran meledak--

INTERNASIONAL, RBTVDISWAY.ID - Iran kirim paket 30 rudal ke Israel, 40 orang terluka, Perdana Menteri uring-uringan.

The Times of Israel melaporkan Iran meluncurkan sekitar 30 rudal balistik ke wilayah Israel pada Kamis pagi (19/6/2025). Serangan itu terjadi setelah Israel menggempur reaktor nuklir Arak di Iran.

Serangan Iran telah menghancurkan banyak wilayah di Israel, termasuk di Tel Aviv. Pertahanan udara Israel tak berdaya menghadapi hujan rudal dari Iran. 

The Associated Press telah memberikan perincian lebih lanjut tentang kerusakan pada Pusat Medis Soroka di Be'er Sheva, fasilitas utama dengan lebih dari 1.000 tempat tidur yang melayani hampir satu juta orang di Israel selatan. 

BACA JUGA:Dunia Menanti Israel Bangkrut karena Perang, Segini Biaya untuk Menangkis Rudal Iran

Media Israel menayangkan gambar yang memperlihatkan jendela pecah dan asap hitam tebal mengepul dari lokasi tersebut. 

Rumah sakit mengkonfirmasi beberapa bagian rusak dan ruang gawat darurat merawat orang-orang dengan luka ringan. 

Selain serangan ke Soroka, satu rudal Iran juga menghantam gedung tinggi dan beberapa blok perumahan di dekat Tel Aviv, menurut layanan penyelamatan Magen David Adom Israel. Setidaknya 40 orang terluka dalam serangan itu.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu yang menghadapi tuduhan penghancuran sistem kesehatan Gaza secara sistematis, termasuk rumah sakitnya, telah bersumpah membuat Iran "membayar harga penuh" setelah serangan rudal terhadap satu rumah sakit Israel

BACA JUGA:Donald Trump Terus Menggertak Ingin Serang Iran, Israel Merengek Minta Bantuan

Sementara itu Kedutaan Besar Lithuania di Israel tidak rusak ketika rudal Iran menghantam kawasan Ramat Gan di Tel Aviv, menurut Kementerian Luar Negeri Lithuania. 

"Duta Besar telah mengkonfirmasi kedutaan tidak rusak, tetapi serangan itu menghantam bangunan yang berjarak 200 meter dari kedutaan," ungkap juru bicara kementerian. 

Dalam pembaruan terbarunya, militer Israel mengatakan jet tempurnya menyerang puluhan lokasi di seluruh Iran semalam, termasuk reaktor nuklir air berat Arak. 

Militer mengklaim secara khusus menargetkan "struktur segel inti reaktor yang merupakan komponen utama dalam produksi plutonium". 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait