Iklan RBTV

Rekam Jejak Patrick Kluivert, dari Bintang Barcelona hingga Gagal Bawa Indonesia ke Piala Dunia 2026

Rekam Jejak Patrick Kluivert, dari Bintang Barcelona hingga Gagal Bawa Indonesia ke Piala Dunia 2026

Patrick Kluivert--

NASIONAL, RBTV.DISWAY.ID - Patrick Kluivert, nama besar yang sempat menggetarkan jagat sepak bola Eropa di era 1990-an, kini harus menerima kenyataan pahit. 
Karier kepelatihannya bersama Timnas Indonesia berakhir lebih cepat dari yang direncanakan. 

Melalui pengumuman resmi PSSI pada Kamis, 16 Oktober 2025, Kluivert resmi dilepas setelah gagal mewujudkan mimpi besar membawa skuad Garuda ke Piala Dunia 2026.

BACA JUGA:IBT- UNIB Raih Penghargaan di AABI & AIBI Summit 2025, Teguhkan Kiprah Inkubasi Startup di Indonesia

Federasi sepak bola Indonesia menyampaikan rasa terima kasih atas dedikasi dan profesionalisme Kluivert selama menukangi tim. 

Meski hanya bertahan kurang dari satu tahun, kiprahnya tetap menjadi bagian penting dalam sejarah perjalanan Timnas Indonesia di kancah internasional.

Namun, di balik segala ekspektasi tinggi dan nama besar yang disandangnya, kiprah Kluivert sebagai pelatih nyatanya masih menjadi bahan evaluasi. 

Bahkan, pengamat sepak bola Bung Ropan menilai keputusan PSSI menunjuk Kluivert terlalu tergesa-gesa, mengingat pengalaman dan rekam jejaknya yang belum benar-benar matang untuk menangani tim nasional dengan tekanan sebesar Indonesia.

BACA JUGA:Hasil Pelacakan UPTB Samsat dan Kejati, 115 Unit Alat Berat Miilik 25 Perusahaan di Bengkulu Utara Kena Pajak

Profil Patrick Kluivert

Patrick Stephan Kluivert lahir di Amsterdam pada 1 Juli 1976. Sejak muda, ia dikenal sebagai bakat luar biasa yang ditempa di akademi legendaris Ajax Amsterdam. 

Puncak kejayaannya datang pada tahun 1995 saat mncetak gol tunggal kemenangan Ajax atas AC Milan di final Liga Champions. 

Gol itu menjadikannya pemain termuda yang mencetak gol di partai final turnamen bergengsi tersebut.

Selepas sukses di Ajax, Kluivert melanglang buana ke beberapa klub besar Eropa seperti AC Milan, Barcelona, hingga Newcastle United. Periode terbaiknya tentu saat membela Barcelona (1998–2004), di mana ia mencetak lebih dari 120 gol dan mempersembahkan gelar La Liga 1998–1999.

Di level tim nasional, Kluivert juga menjadi salah satu striker tersubur dalam sejarah Timnas Belanda dengan torehan 40 gol dari 79 penampilan.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait