Namun, berkat dukungan keluarganya, Aurelie pun perlahan belajar untuk berdamai dengan masa lalu dan menerima luka yang pernah ia alami.
“Ini kisahku, traumaku, tapi juga kesembuhanku,” tulis Aurelie dalam bukunya.
Perlu diketahui, buku ini ditulis sebagai bagian dari proses terapi pemulihan Aurelie. Ia menegaskan tidak ada niat untuk menyerang pihak mana pun, sehingga nama dan lokasi dalam buku disamarkan demi menjaga privasi.
Putri Nurhidayati