Gut-Brain Axis: Ternyata Usus dan Otak Saling Berkomunikasi

Jumat 04-09-2026,12:50 WIB
Reporter : Candra Adriansyah
Editor : Purnama Sakti

NASIONAL, RBTVCamkoha.com – Pernah nggak, saat sedang berada dalam keadaan gugup atau stres, perut tiba-tiba merasa tidak nyaman? Atau ketika pikiran kita sedang berat, nafsu makan justru berubah?

Hal semacam ini sebenarnya berterkaitan dengan cara tubuh kita bekerja. Usus dan otak ternyata bisa saling mengirim sinyal.

Hubungan antara keduanya disebut sebagai Gut-Brain Axis, yaitu sistem komunikasi yang saling melengkapi antara sistem pencernaan dan otak. 

Selama proses tersebut berlangsung, mikroorganisme yang tinggal di dalam usus juga turut serta berperan. 

Penelitian terbaru juga menunjukkan bahwa komunikasi ini melibatkan jalur saraf, hormon, sistem pertahanan tubuh, serta berbagai zat yang dihasilkan oleh bakteri di dalam usus.

Menariknya, hubungan ini ternyata bukan hanya soal pencernaan saja. Kondisi di dalam usus juga bisa memengaruhi cara tubuh merespons stres, mood, dan kerja otak. Lalu, bagaimana usus dan otak bisa terhubung satu sama lain?

BACA JUGA:Apa Pentingnya Vitamin D Bagi Tubuh? Simak Penjelasannya Berikut

Bagaimana Usus dan Otak Saling Berkomunikasi?

Usus dan otak ternyata punya beberapa jalur untuk saling mengirim informasi. Jadi, komunikasi keduanya tidak hanya terjadi lewat satu cara.

Beberapa jalur utamanya yaitu:

- Saraf vagus: Menjadi salah satu jalur penting yang membawa informasi dari usus ke otak dan sebaliknya.

- Sistem kekebalan tubuh: Perubahan yang terjadi di dalam usus dapat memengaruhi respons imun, yang kemudian ikut berkaitan dengan fungsi otak.

- Zat yang dihasilkan microbiota: Bakteri di usus menghasilkan berbagai senyawa yang dapat memengaruhi sel tubuh dan ikut terlibat dalam komunikasi dengan sistem saraf.

Artinya, kondisi di dalam usus bisa mengirim sinyal ke otak, sementara kondisi seperti stres juga bisa memengaruhi kerja saluran pencernaan. Di sinilah mikrobiota usus mulai punya peran menarik dalam hubungan antara keduanya.

BACA JUGA:Jangan Dianggap Diremeh, Ini Bahaya Sering Makan Makanan Pedas

Kategori :