Gut-Brain Axis: Ternyata Usus dan Otak Saling Berkomunikasi

Jumat 04-09-2026,12:50 WIB
Reporter : Candra Adriansyah
Editor : Purnama Sakti

Beberapa kebiasaan sederhana yang bisa dilakukan:

- Makan makanan yang mengandung serat, seperti sayuran, buah-buahan, dan kacang-kacangan.

- Hindari makanan yang sudah diproses secara berlebihan serta pola makan yang terlalu banyak mengandung gula atau lemak jenuh.

- Pertahankan pola makan yang beragam agar mikroba dalam tubuh mendapatkan berbagai jenis nutrisi.

Tapi, bukan berarti satu jenis makanan tertentu bisa langsung membuat otak lebih sehat. Hubungan antara makanan, mikrobiota, dan otak masih terus diteliti, terutama pada manusia. 

Jadi, menjaga kesehatan usus bukan cuma soal pencernaan, tetapi juga menjadi salah satu bagian dari menjaga kesehatan tubuh secara keseluruhan.

Hubungan antara usus dan otak ternyata lebih dekat dari yang kita bayangkan. Keduanya dapat saling mengirimkan sinyal, sedangkan mikroba di dalam usus juga turut terlibat dalam proses itu.

Oleh karena itu, merawat kesehatan usus tidak hanya tentang mencegah masalah pencernaan, tapi juga termasuk bagian dari mempertahankan kesehatan tubuh secara menyeluruh. 

Meski begitu, hubungan antara kesehatan usus dan otak masih sedang diteliti, jadi belum tepat jika kita menganggap masalah di usus sebagai satu-satunya penyebab gangguan pada otak atau perasaan seseorang.

Yang pada intinya, usus dan otak kita ternyata memiliki jalur komunikasi sendiri, dan semakin baik hubungannya, semakin baik pula cara tubuh kita berfungsi.

 

Candra Adriansyah

Kategori :