BACA JUGA:Ashabul A'raf, Tempat Ketiga di Akhirat Selain Surga dan Neraka, Lantas Siapa Penghuninya?
5. Membaca Doa
Doa yang dianjurkan dibaca pada 10 malam terakhir bulan Ramadan adalah:
اَللَّهُمَّ إِنَّكَ عَفُوٌّ كَرِيمٌ تُحِبُّ اَلْعَفْوَ فَاعْفُ عَنِّيAllāhumma innaka afuwwun karīmun tuhibbul ‘afwa fa’fu ‘annī (‘annā jika dibaca berjamaah)
Artinya, “Ya Allah, sungguh Engkau maha pemaaf yang pemurah. Engkau juga menyukai maaf. Oleh karena itu, maafkanlah aku (maafkanlah kami).”
Atau
اَللَّهُمَّ إِنَّكَ عَفُوٌّ تُحِبُّ اَلْعَفْوَ فَاعْفُ عَنِّيAllāhumma innaka afuwwun tuhibbul ‘afwa fa’fu ‘annī (‘annā jika dibaca berjamaah).
Artinya, “Ya Allah, sungguh Engkau maha pemaaf. Engkau juga menyukai maaf. Oleh karena itu, maafkanlah aku (maafkanlah kami).”
Di hari-hari terakhir Ramadhan, atau sepuluh hari terakhir bulan Ramadhan Rasulullah lebih bergiat dan sungguh-sungguh beribadah
Hadits mengenai kesungguhan Nabi Muhammad saw di sepuluh akhir Ramadhan. Dalam hadits yang diriwayatkan dari Aisyah ra., ia berkata:
كَانَ رَسُوْلُ اللهً صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَجْتَهِدُ فِيْ الْعَشْرِ الْأَوَاخِرِ مَا لَا يَجْتَهِدُ فِيْ غَيْرِهِArtinya: Dari Aisyah ra, Rasulullah saw sangat bersungguh-sungguh (beribadah) pada sepuluh hari terakhir (bulan ramadhan), melebihi kesungguhan beribadah di selain (malam) lainnya (HR Muslim).
BACA JUGA:Kumpulan Doa Nabi Yusuf Dibaca Agar Terhindar dari Maksiat serta Cara Mengamalkannya
Hadis di atas menunjukkan keutamaan semangat beribadah Rasulullah saw di 10 hari terakhir bulan Ramadhan. Bahkan Rasulullah yang dijamin masuk ke surga oleh Allah, justru lebih bergiat meningkatkan amalan ibadah mengharap rahmat, maghfirah, dan ridha-Nya.
BACA JUGA:Bagaimana Doa Ziarah Kubur Bagi Wanita Haid Serta Hukumnya? Simak Selengkapnya di Sini
Demikianlah informasi tentang amalan yang dianjurkan selama 10 hari terakhir bulan Ramadhan. Semoga bermanfaat.