Konsentrasi massa udara yang basah dan kaya uap air dapat mendukung pembentukan awan hujan. Kondisi ini umumnya terjadi ketika angin monsun membawa udara lembap dari laut ke daratan.
3. Pertumbuhan Awan Hujan
Pola cuaca yang tidak biasa, seperti angin kencang, suhu tinggi, dan kelembapan udara yang meningkat, menyebabkan pertumbuhan awan hujan. Awan cumulonimbus yang tebal dan menjulang tinggi sering menjadi tanda bahwa hujan deras akan segera turun.
BACA JUGA:Ini Prakiraan Jadwal Musim Hujan di Jawa Barat, BMKG Imbau Waspada Bencana Hidrometeorologis
4. Perubahan Suhu
Suhu udara cenderung lebih sejuk menjelang musim hujan, terutama di malam hari. Ini sering kali menjadi tanda alam bahwa hujan akan segera datang.
5. Angin Kencang dan Cuaca Mendung
Angin yang bertiup lebih kencang dan cuaca yang sering mendung juga merupakan indikasi bahwa musim hujan sudah semakin dekat.
Memahami tanda-tanda alam yang menandakan datangnya musim hujan serta mengetahui daerah-daerah rawan bencana akan membantu masyarakat Bengkulu lebih siap dan waspada menghadapi musim penghujan tahun ini.
Sheila Silvina