Nuklir
Iran disebut memiliki potensi untuk memakai senjata nuklir dalam menghadapi AS dan Israel.
Hal itu pun sudah menjadi kekhawatiran global yang resah atas program pengayaan uranium.
Dengan begitu, Iran wajib membatasi pengayaan uranium hanya sampai 3,67 persen.
AS dan sekutu kemudian memberikan timbal balik kesepakatan itu dengan mencabut serangkaian sanksi terhadap Teheran.
Rudal Sejjil
Sejjil merupakan rudal balistik yang diproduksi oleh Korea Utara. Sejjil 1 dan Sejjil 2 melakukan uji coba pertamanya pada 2008.
Peluru kendali itu memiliki bahan bakar yang padat, sehingga mengurangi waktu peluncuran sekaligus meningkatkan mobilitas. Sejjil juga dipercaya dapat menjadi muatan nuklir.
Kapal Selam Ghadir
Iran sesungguhnya memiliki berbagai jenis kapal selam dengan fungsi yang beragam.
Kapal selam Ghadir menjadi salah satu yang sangat mematikan dalam konflik apa pun.
Kapal selam itu dapat membawa dua tabung 533 mm untuk menembakkan torpedo. Ghadir juga disebut mampu meletakkan ranjau hingga mengirim pasukan khusus ke wilayah musuh.
BACA JUGA:Israel Hancur, Rudal Iran Berhasil Bombardir Jantung Negara Israel
Rudal Khalij e Fars
Khalij e Fars merupakan rudal terkenal dari Iran yang dijuluki sebagai pencabut nyawa.
Rudal itu berbahan bakar oksigen cair dan termasuk rudal supersonic Anti-Ship Ballistic Missile (ASBM).