Iklan RBTV

Ini Pengobatan yang Bisa Dilakukan untuk Pengidap Epilepsi, Cegah Kejang Kambuh

Ini Pengobatan yang Bisa Dilakukan untuk Pengidap Epilepsi, Cegah Kejang Kambuh

Pengobatan Epilepsi--

NASIONAL, RBTVCamkoha.comEpilepsi atau biasa dikenal ‘Ayan’ dapat menyerang siapa saja di semua usia, mulai dari bayi baru lahir hingga lansia.

Sehingga, pengobatan bagi pengidap penyakit ini sangat penting dilakukan dan bersifat jangka panjang. 

BACA JUGA:Resep Nastar Lembut Anti Retak, Cocok untuk Sajian Hari Raya Lebaran

Ayan atau penyakit epilepsi merupakan suatu kondisi yang dapat menjadikan seseorang mengalami kejang secara berulang akibat gangguan pada pola aktivitas listrik di otak.

Dalam banyak kasus, kejang terjadi ketika impuls listrik tersebut dihasilkan secara berlebihan, sehingga menyebabkan perilaku atau gerakan tubuh yang tidak terkendali. 

Walaupun demikian, penyakit epilepsi tidak menular dan dapat terkontrol dengan pengobatan yang rutin dan tepat.

BACA JUGA:Simulasi Angsuran KSM Mandiri Pinjaman Rp 200 Juta, Lengkapi Syarat Pengajuan

Pengobatan Penyakit Epilepsi

Ya, walaupun penyakit epilepsi tidak dapat disembuhkan, akan tetapi ada banyak pilihan pengobatan yang tersedia. 

Diketahui, bahwa sebanyak 70 persen pengidap ayan dapat menangani penyakitnya dengan obat-obatan

Terdapat beberapa perawatan untuk mengendalikan epilepsi mulai dari mengonsumsi obat anti kejang, diet khusus, hingga operasi. Berikut penjelasan selengkapnya: 

1. Konsumsi obat anti kejang

Pemberian obat bisa mengendalikan kejang sekitar 60 hingga 70 persen pengidap epilepsi.
Pilihan obat anti kejang juga bergantung pada beberapa hal, seperti:

  • Jenis kejang
  • Respons sebelumnya terhadap obat anti kejang
  • Kondisi medis lain yang dimiliki
  • Potensi interaksi obat lain yang sedang dikonsumsi
  • Efek samping obat anti kejang
  • Umur
  • Kondisi kesehatan secara keseluruhan

BACA JUGA:Harga Tiket Kereta Api Jakarta-Solo Maret 2026, Kelas Ekonomi Cuma Bayar Segini

2. Diet khusus

Ada pula pengobatan yang bisa dilakukan yakni Diet ketogenik dan diet atkins (diet yang tinggi lemak, protein sedang, dan rendah karbohidrat).

Jadi, keduanya merupakan dua diet paling umum yang terkadang direkomendasikan untuk pengidap epilepsi. 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: