Iklan RBTV

Berkali-kali Makam Nabi Muhammad akan Dicuri, Aksi Pelaku Gagal dengan Cara yang Luar Biasa

Berkali-kali Makam Nabi Muhammad akan Dicuri, Aksi Pelaku Gagal dengan Cara yang Luar Biasa

Makam Nabi Muhammad yang beberapa kali terancam pencurian--

NASIONAL, RBTVDISWAY.IDNabi Muhammad SWA merupakan sosok yang menjadi panutan umat Islam. Beliau yang telah menunjukan jalan kebenaran melalui agama Islam. Karenanya semua tentang Nabi Muhammad sangat dihormati umat muslim.

Termasuk makam beliau yang sekarang setiap tahun dikunjungi jutaan umat Islam dari penjuru dunia.

Namun tahukah kamu jika makam Nabi Muhammad pernah akan dicuri atau dipindahkan dari lokasinya sekarang. Tidak hanya sekali, percobaan pencurian itu terjadi berkali-kali.

Namun Allah SWT selalu menjaga makam Nabi Muhammad. Setiap kali ada upaya pencurian, selalu gagal dengan cara yang luar biasa.

Upaya pencurian pertama, dilakukan salah satu penguasa Dinasti Fatimiyah pada abad ke-5 Hijriyah, yaitu al-Hakim bi Amrillah. 

BACA JUGA:Lulus jadi PNS, Ini Rekomendasi Sekolah Kedinasan untuk Lulusan IPA Tahun 2025

Ketika itu penguasa dinasti memerintahkan pencurian ini kepada salah satu tentara elitenya yakni Abu al-Futuh. Dia berencana memindahkan jasad Rasul ke Mesir.

Namun ketika siasat ini akan dilaksanakan, Allah SWT mengirimkan angin kencang yang nyaris mengguncang tanah saking kuatnya. 

Abu al-Futuh menyadari kesalahannya, lalu kembali ke Mesir dan bertaubat.

Upaya jahat kedua, masih dilakukan atas instruksi al-Hakim bi Amrillah. 

Tak dijelaskan kapan hal itu terjadi. Kali ini, pasukan elite penguasa Dinasti Fatimiyah tersebut mencoba mencuri jasad Rasulullah dengan menggali terowongan di bawah Masjid Nabawi. 

Untuk menyamarkan aksi, mereka sengaja menyewa rumah dekat Masjid Nabawi. Akan tetapi aksi mereka terungkap, para pelaku pun dieksekusi mati. 

BACA JUGA:Harga Emas Semar Nusantara Hari Ini, Pilihan Investasi Elegan untuk Masa Depan yang Aman

Ketiga, percobaan pencurian pernah terjadi pada 557 Hijriyah, era kepemimpinan Sultan Nuruddin Zanki. Pelakunya dua orang Maroko. 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: