Sudah Puluhan Tahun Berlalu, Bagaimana Kabar dan Nasib Pemeran Film Penumpasan Pengkhianatan G30S/PKI Sekarang
--
NASIONAL, RBTV.DISWAY.ID - G30S/PKI tentu menjadi sejarah kelam bagi bangsa Indonesia.
Bahkan, aksi G30S PKI yang terjadi pada tahun 1965 merupakan aksi propaganda yang bertujuan untuk menggulingkan kekuasaan presiden Soekarno saat itu, serta merubah dasar negara dari pancasila menjadi komunis.
Film “Penumpasan Pengkhianatan G30S/PKI” pernah menjadi tontonan wajib di era Orde Baru.
Film garapan Arifin C. Noer ini bukan sekadar drama sejarah, melainkan juga sarana propaganda politik yang ditayangkan berulang-ulang setiap tanggal 30 September.
Pembuatan film G3-S/PKI ini dilakukan penayangan perdananya berlangsung pada tahun 1984.
BACA JUGA:Xiaomi Pad 8 Pro, Tablet Unggulan dengan Chipset Snapdragon 8 Elite dan Layar Lebar 11,2 Inci
Selain alur cerita yang kental dengan nuansa ideologi, film ini juga menampilkan sejumlah aktor yang memerankan tokoh penting dalam peristiwa 1965.
Kini, setelah puluhan tahun berlalu, banyak yang bertanya-tanya tentang nasib para pemeran utama film tersebut.
Siapa saja aktor yang memerankan Soekarno, Soeharto, Letkol Untung, dan D.N. Aidit? Bagaimana perjalanan hidup mereka, dan bagaimana kabar mereka hingga tahun 2025?
BACA JUGA:Lima Jabatan Kepala OPD di Pemkab Bengkulu Utara Kosong
Daftar pemeran
Berikut ini adalah sederet nama pemeran film tersebut, yakni:
- Syu'bah Asa sebagai D.N. Aidit.
- Umar Kayam sebagai Soekarno.
- Amoroso Katamsi sebagai Soeharto.
- Bram Adrianto sebagai Letkol Untung Syamsuri.
- Didi Sadikin sebagai Sarwo Edhie Wibowo.
- Pramana Padmodarmaya sebagai Ahmad Yani.
- Rudy Sukma sebagai Abdul Haris Nasution.
- Ade Irawan sebagai Johanna Sunarti, istri Jenderal A. H. Nasution.
- Henneke Adinda Tumbuan sebagai Ade Irma Suryani Nasution.
- Wawan Wanisar sebagai Pierre Tendean.
BACA JUGA:Spesialis Bobol Rumah Dibekuk Opsnal Buayo Muara
Umar Kayam sebagai Soekarno
Tokoh Proklamator Indonesia dalam film ini diperankan oleh Umar Kayam, seorang budayawan, akademisi, sekaligus sastrawan produktif.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:


