Iklan RBTV

Pelajar SMKN 1 Seluma Nambal Jalan Rusak Pakai Aspal Bekas

Pelajar SMKN 1 Seluma Nambal Jalan Rusak Pakai Aspal Bekas

--

SELUMA, RBTVCamkoha.com - Kondisi ruas jalan antara Simpang Kelurahan Bungamas menuju SMKN 1 SELUMA, Kabupaten SELUMA, kian memprihatinkan. 

Keberadaan lubang jalan yang sangat dalam sering menyebabkak kecelakaan lalu lintas dan kerap menimpa anak-anak sekolah, termasuk masyarakat umum.

Titik krusial ini merupakan akses utama bagi para siswa dari Kelurahan Puguk, Desa Pandan, Selingsingan, serta masyarakat dari hulu sungai (Ulu Ayiak) Seluma Utara yang hendak menuju Tais, maupun sebaliknya.

BACA JUGA:PT Greenfields Buka Lowongan Kerja 2026, Ada untuk Lulusan SMA/SMK

Menurut informasi, kecelakaan sering terjadi karena siswa SMKN 1 Seluma kerap saling berebut lajur jalan yang masih bagus untuk menghindari lubang.

Melihat kondisi yang membahayakan ini, kelompok pencinta alam Palaska SMKN 1 Seluma berinisiatif turun ke jalan. 

Mereka mencoba menambal lubang-lubang dalam tersebut menggunakan bongkahan kerikil aspal bekas. 

Material ini didapatkan dari sisa proyek galian aspal hotmix di Jalan Lintas Barat (Jalinbar) Sumatera yang saat ini sedang dikerjakan. Itu pun mereka harus berebut dengan warga lain yang juga membutuhkan material tersebut.

"Sebenarnya, sekitar dua tahun lalu pihak Kecamatan Seluma Utara sempat melakukan penambalan menggunakan material semen.

BACA JUGA:Kapolda Bengkulu Groundbreaking Bedah Rumah ke-81, Wujud Kepedulian untuk Personel Brimob Korban Kebakaran

Tapi, sifat semen yang kaku dan mudah retak membuat tambalan tersebut tidak bertahan lama. Apalagi, ruas jalan ini kerap dilintasi truk-truk bertonase besar yang mengangkut sawit dan pupuk milik perusahaan perkebunan (PT) yang ada di Seluma Utara.

Sifat semen yang mudah friksi sangat kontras dengan aspal hotmix yang elastis dan dinilai lebih tahan terhadap beban berat," ujar Ajirman Warga Desa Pandan Kecamatan Seluma Utara.

Keluhan ini mewakili suara hati segenap siswa-siswi SMKN 1 Seluma dan warga Ulu Ayiak. Mereka sangat berharap pemerintah daerah segera mengambil tindakan nyata untuk memperbaiki dan menambal lubang-lubang di sepanjang jalan ini.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: