Iklan RBTV

Hamparan Pasir Muncul, Ini Penyebab Sungai Barito dan Sungai Kapuas Menyusut

Hamparan Pasir Muncul, Ini Penyebab Sungai Barito dan Sungai Kapuas Menyusut

--

NASIONAL, RBTVCamkoha.com - Musim kemarau yang berlangsung cukup panjang mulai memberikan dampak pada sejumlah sungai besar di Indonesia. Aliran sungai Barito dan sungai Kapuas terlihat menyusut.

Akhir-akhir ini, debit air di sungai tersebut menyusut drastis hingga bagian dasarnya tampak mengering dan menyerupai gurun pasir.

Hamparan pasir dan daratan yang biasanya berada di bawah air kini muncul, pemandangan ini terlihat seperti gurun kecil di tengah sungai.

Penyebab utama sungai kapuas dan barito mengering adalah kemarau panjang. Saat hujan jarang turun, jumlah air yang masuk ke sungai ikut berkurang.

Kondisi ini semakin terasa di wilayah hulu yang menjadi sumber utama aliran sungai.

BACA JUGA:Biar Nggak Gagal, Begini Cara Pakai e-Meterai untuk Daftar Sekolah Kedinasan

Curah hujan yang rendah membuat sungai tidak mendapat cukup pasokan air. Jika kondisi kering berlangsung dalam waktu lama, cadangan air di tanah juga ikut menurun. Akibatnya, aliran sungai menjadi semakin kecil.

Fenomena El Nino juga dapat memperburuk kondisi tersebut. Cuaca yang lebih panas dan kering membuat air lebih cepat menguap. Tanah menjadi lebih kering dan sumber-sumber air juga lebih cepat berkurang.

Selain faktor cuaca, kondisi lingkungan di sekitar sungai juga ikut berpengaruh. Hutan di daerah hulu memiliki peran penting dalam menyimpan air. Pohon dan tanah membantu menahan air hujan sehingga air bisa tersimpan dan mengalir secara perlahan ke sungai.

BACA JUGA:Dilantik sebagai Anggota DPRD Seluma, Santoso Siap Jalankan Amanah Rakyat

Ketika hutan banyak berkurang akibat penebangan dan perubahan fungsi lahan, kemampuan lingkungan dalam menyimpan air ikut menurun.

Saat musim hujan, air bisa mengalir lebih cepat ke sungai. Namun ketika kemarau datang, cadangan air yang tersisa tidak banyak.

Masalah lainnya adalah sedimentasi. Pasir dan lumpur yang terbawa aliran air bisa menumpuk di dasar sungai. Jika berlangsung terus-menerus, sungai menjadi semakin dangkal.

Saat debit air masih tinggi, pendangkalan tersebut mungkin tidak terlalu terlihat. Tetapi ketika musim kemarau membuat air surut, endapan pasir dan lumpur mulai muncul ke permukaan. Inilah yang membuat bagian tengah sungai terlihat seperti daratan baru.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: