Konflik Ketua BPD vs Kades, Diduga Beli HP seharga Rp 10 Juta Gunakan Dana Desa
--
BENGKULUSELATAN, RBTV.DISWAY.ID - Konflik ketua BPD vs Kades, diduga beli hp seharga Rp 10 juta gunakan dana desa.
Dana perubahan yang ada di Desa Talang Indah, Kecamatan Bunga Mas, Kabupaten Bengkulu Selatan tahun anggaran 2024 lalu menjadi persoalan di BPD.
BACA JUGA:Selamat! Kamu Berhak Dapat Saldo THR Online dari Game Penghasil Uang 2025 Ini, Begini Cara Mainnya
Penyebabnya, karena sebagian Dana perubahan malah digunakan Kepala Desa untuk pembelian handphone. Padahal, dana perubahan di Desa hanya senilai Rp 60 juta, yang seharusnya bisa dimanfaatkan untuk kebutuhan lain.
BACA JUGA:Laptop ASUS TUF Gaming F16 Meluncur, Cek Spesifikasi dan Harganya
Konflik ini meruncing setelah berkas perubahan APBDES ditandatangani oleh Ketua BPD, sang Kades diduga malah menggunakan uang itu untuk pembelian satu unit Handphone seharga Rp 10 juta.
Oleh sebab itu, Ketua BPD merasa Dana Desa tahun anggaran 2024 itu terbuang sia-sia.
"Kami BPD tidak dilibatkan untuk pembelian handphone itu, HP itu kepala Desa, bukan untuk BPD kita jelas merasa kecewa," ujar Suhadi saat diwawancari RBTV.
Suhadi juga menuturkan, untuk besaran Dana Desa di Talang Indah hampir mencapai Rp 1.2 miliar.
BACA JUGA:Ambil THR! Ini Cara Mendapatkan Saldo DANA Gratis 2025 Tanpa Menonton Iklan
Sementara itu Suly selaku Kades Talang Indah saat dikonfirmasi enggan memberikan tanggapan terkait pengakuan Ketua BPD tersebut.
Disisi lain Sekkab Bengkulu Selatan, menegaskan Dana Desa seharusnya digunakan sesuai dengan kebutuhan. Dan yang terpenting harus melibatkan para pemerintahan desa lainnya.
"Harus ada dilibatkan bisa musyawarah, kan Dana Desa itu sudah ada peruntukkannya untuk apa saja, disitu bisa dilihat,"ungkap Sukarni.
BACA JUGA:Cari Pinjaman Online Langsung Cair? Coba Ajukan di PinjamanGo, Ini Tabel Angsuran Rp 1-5 Juta
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:


