Pipa Distribusi PDAM Tirta Hidayah Patah, 6.000 Pelanggan Terdampak
Pipa PDAM Tirta Hidayah Pecah--
BENGKULU, RBTVDISWAY.ID - Sebanyak 6.000 pelanggan PDAM Tirta Hidayah kembali kesulitan mendapatkan air bersih sejak 3 hari yang lalu hingga saat ini.
Hal tersebut karena patahnya pipa pendistribusian air yang berada di area pengerjaan Jembatan Tanjung Agung yang bergeser akibat getaran alat berat dan bor hingga terkena gesekan alat berat di lokasi proyek.
BACA JUGA:Paling Besar, Segini Gaji PPPK Paruh Waktu di Kota Palembang
Direktur Perumda Tirta Hidayah Kota Bengkulu, Samsu Bahari, pada Kamis siang bersama timnya pun mengecek langsung titik kerusakan pipa tersebut dan langsung melakukan perbaikan.
Namun, pipa belum bisa diganti karena masih menunggu pipa PVC ukuran besar untuk mengganti pipa besi yang rusak.
BACA JUGA:O2SN Tahun 2025, Terlambat Registrasi, Kabupaten Kaur Hanya Ikut 1 Cabor
Akibat kondisi ini, distribusi air ke pelanggan PDAM di tiga kecamatan, yaitu Kecamatan Sungai Serut, Muara Bangkahulu, dan Teluk Segara, menjadi terganggu.
Dikatakan Samsu, patahnya pipa transmisi jaringan kemungkinan salah satunya disebabkan karena ada perbaikan jembatan di Pintu Air Tanjung Agung.
Oleh sebab itu, Samsu menyampaikan atas nama manajemen dan juga kepala daerah, dirinya menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya atas ketidaknyamanan pelayanan tersebut.
BACA JUGA:7.000 Hektare Lahan Sawit di Bengkulu Utara Bermitra dengan PPKS, Harga Diprioritaskan
Jika masyarakat membutuhkan air bersih selama perbaikan jaringan ini, dapat menyampaikan permintaan bantuan melalui nomor layanan PDAM yang sudah tersedia, dan tentunya ini gratis.
Samsu menjelaskan, perbaikan diestimasi tuntas pada Sabtu mendatang, dan juga akan dibantu pihak ketiga pengerjaan proyek jembatan agar perbaikan cepat dilakukan.
“Kita sudah cek langsung titik kerusakan pipa dan langsung melakukan perbaikan. Namun pipa belum bisa diganti karena masih menunggu pipa PVC ukuran besar. Untuk itu kami mohon maaf sebesar-besarnya kepada masyarakat, jika membutuhkan air bersih kami persilakan untuk menghubungi pihak kami secepatnya. Tetapi tetap sabar karena pipa ini rusak total, mudahan Sabtu sudah selesai,” ujar Samsu Bahari.
BACA JUGA:SPMB Bengkulu 2025 Jalur Domisili Berakhir, Jika Tidak Lolos Maka Dialihkan ke Sini
Sementara itu, pihak BWSS VII Bengkulu, Shinta Marino, selaku PPK Sungai dan Pantai 1 SNVT PJPA BWS Sumatera VII Bengkulu, menjelaskan memang ada beberapa pipa PDAM yang terkena dampak dari pembangunan.
Namun, pihaknya sudah berkoordinasi dengan manajemen PDAM untuk segera melakukan perbaikan.
Dilanjutkan Shinta, yang berkenaan dengan pengerjaan proyek ada dua titik pipa, yakni di Sukamerindu ada beberapa pipa yang memang karena tak sengaja terkena dampak pekerjaan oleh tim di lapangan. Karena saat itu ada penggalian di tanggul di pinggir jalan untuk memulai pekerjaan baru.
BACA JUGA:Segini Gaji PPPK Paruh Waktu di Musi Rawas, Lebih Besar Dibanding Daerah Lain
Ternyata, ketika menggali dengan alat, pipa PDAM cukup dangkal posisinya, dan saat ini sedang diperbaiki oleh rekanan. Yang kedua, ditambahkan Shinta, juga ada kejadian kebocoran pipa di daerah Jembatan Tanjung Agung.
Untuk kasus di Jembatan Tanjung Agung ini, posisinya ketika tim mulai bekerja di jembatan memang kondisi pipa sudah ada kebocoran di lokasi.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:


