Ingat, risiko ini bukan sekedar ancaman biasa. Banyaknya kasus pengguna pinjol yang depresi hingga bunuh diri adalah bukti jika pinjol bukanlah sebuah solusi aman untuk keuangan.
Untuk itu, penting mengatasi keuangan dan memiliki simpanan dana darurat sebagai solusi aman jika tengah terhimpit masalah keuangan.
Selain itu, untuk mengatasi keinginan atau kebutuhan untuk tidak melakukan pinjol, Anda dapat mengambil pendekatan yang melibatkan manajemen keuangan yang bijak dan pembangunan kebiasaan sehat.
BACA JUGA:Berkat Pemberdayaan BRI, Batik Malessa Ubah Kain Perca Hingga Fashion Premium
Berikut adalah beberapa langkah yang dapat dilakukan:
1. Perbaiki Literasi Keuangan
- Pahami Risiko
Mengerti risiko tinggi dari pinjol, termasuk bunga yang mencekik, denda keterlambatan yang besar, dan potensi penipuan atau penyalahgunaan data pribadi.
- Belajar Mengelola Uang
Tingkatkan pemahaman tentang cara mengelola anggaran, menabung, dan berinvestasi secara aman. Sumber daya edukasi keuangan tersedia melalui otoritas pemerintah seperti Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
BACA JUGA:Cara Klaim Saldo DANA Kaget, Klaim Hanya untuk 5 Orang Beruntung
2. Evaluasi dan Kelola Keuangan
- Buat Anggaran
Catat semua pendapatan dan pengeluaran. Ini akan cukup membantu untuk mengidentifikasi area di mana Anda bisa berhemat dan memprioritaskan kebutuhan daripada keinginan.
- Kurangi Pengeluaran