Benarkah Pinjol Cepat dan Praktis Bisa Bahayakan Psikologis

Kamis 25-12-2025,08:34 WIB
Reporter : Putri Nurhidayati
Editor : Agus Faizar

 BACA JUGA:Perkuat Posisi “Satu Bank Untuk Semua”, BRI Lakukan Corporate Rebranding Menyeluruh sebagai Pilar Transformasi

Ingat, risiko ini bukan sekedar ancaman biasa. Banyaknya kasus pengguna pinjol yang depresi hingga bunuh diri adalah bukti jika pinjol bukanlah sebuah solusi aman untuk keuangan.

Untuk itu, penting mengatasi keuangan dan memiliki simpanan dana darurat sebagai solusi aman jika tengah terhimpit masalah keuangan.

Selain itu, untuk mengatasi keinginan atau kebutuhan untuk tidak melakukan pinjol, Anda dapat mengambil pendekatan yang melibatkan manajemen keuangan yang bijak dan pembangunan kebiasaan sehat.

BACA JUGA:Berkat Pemberdayaan BRI, Batik Malessa Ubah Kain Perca Hingga Fashion Premium

Berikut adalah beberapa langkah yang dapat dilakukan:

1. Perbaiki Literasi Keuangan

- Pahami Risiko

Mengerti risiko tinggi dari pinjol, termasuk bunga yang mencekik, denda keterlambatan yang besar, dan potensi penipuan atau penyalahgunaan data pribadi.

- Belajar Mengelola Uang

Tingkatkan pemahaman tentang cara mengelola anggaran, menabung, dan berinvestasi secara aman. Sumber daya edukasi keuangan tersedia melalui otoritas pemerintah seperti Otoritas Jasa Keuangan (OJK). 

BACA JUGA:Cara Klaim Saldo DANA Kaget, Klaim Hanya untuk 5 Orang Beruntung

2. Evaluasi dan Kelola Keuangan

- Buat Anggaran

Catat semua pendapatan dan pengeluaran. Ini akan cukup membantu untuk mengidentifikasi area di mana Anda bisa berhemat dan memprioritaskan kebutuhan daripada keinginan. 

- Kurangi Pengeluaran

Kategori :