Heboh! Wisatawan di Danau Toba Dihalangi Sekelompok Pemuda saat Sedang Bermain Jetski, Ini Kronologinya

Jumat 18-10-2024,17:58 WIB
Reporter : Sheila Silvina
Editor : Septi Widiyarti

"Kalau ada aturan atau permasalahan, sebaiknya disampaikan dengan baik, tidak perlu sampai menyiram air seperti itu," tambahnya.

Tidak hanya itu, setelah video insiden tersebut diunggah ke media sosial, Yondion mengaku menerima berbagai tanggapan dari netizen. 

Beberapa pihak bahkan menuduhnya sebagai konten kreator bayaran yang mencoba mencemarkan citra pariwisata Danau Toba. 

BACA JUGA:4 Titik Lokasi dan Jadwal Razia Operasi Zebra 2024 di Indragiri Hulu, Kapolres Indragiri Hulu Beri Imbauan Ini

Namun, Yondion membantah tuduhan tersebut, ia menekankan bahwa niatnya bukanlah untuk merusak citra pariwisata, melainkan untuk meningkatkan kesadaran tentang pentingnya pelayanan yang ramah terhadap pengunjung.

“Pariwisata Danau Toba itu sudah bagus, daya tariknya luar biasa. Tapi, pelayanan dan sikap orang-orangnya harus diperbaiki agar lebih ramah kepada pengunjung,” ungkapnya lebih lanjut.

Setelah kejadian itu, Yondion sempat menanyakan perihal izin kepada penyedia jasa jetski yang ia sewa.

BACA JUGA:Link Live Score SKD CPNS 2024 yang Bisa Dipantau Semua Peserta

Menurut penyedia jasa, mereka sudah memiliki izin lengkap untuk operasional, sehingga tidak ada alasan bagi para pemuda tersebut untuk menghalangi perjalanan Yondion dan teman-temannya.

Duduk Perkara Insiden

Berdasarkan informasi yang dilansir dari TribunJabar.com, insiden ini ternyata dipicu oleh perselisihan antara dua penyedia jasa water sport di kawasan Danau Toba. 

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Samosir, Tetty Naibaho, mengonfirmasi bahwa pihaknya sudah mempertemukan kedua pihak yang berseteru untuk menyelesaikan masalah tersebut. 

BACA JUGA:Harga Honda Forza 125, Bodi Bongsor Ala Moge dan Fitur Canggih

Kedua belah pihak akhirnya mengakui kesalahan masing-masing dan sepakat untuk berdamai, yang kemudian dituangkan dalam berita acara.

Tetty Naibaho juga menyatakan bahwa pihaknya akan memberikan edukasi kepada para pelaku usaha water sport di kawasan Danau Toba agar mereka lebih memahami hak dan kewajiban masing-masing. 

“Kalau saya lihat mereka orang-orang muda dan mau saling memaafkan. Meski demikian, kami tetap pantau dan terus mendampingi,” ujar Tetty saat dihubungi via telepon pada Jumat, 18 Oktober 2024, seperti dilansir dari Kompas.com.

BACA JUGA:4 Titik Lokasi dan Jadwal Razia Operasi Zebra 2024 di Indragiri Hulu, Kapolres Indragiri Hulu Beri Imbauan Ini

Kategori :