13. Aurum Obe Titu Eki – Wakil Bupati Kupang
Aurum dikenal aktif memperjuangkan hak-hak masyarakat adat dan pengembangan potensi lokal.
Sebagai kepala daerah, para pemimpin ini memiliki peran strategis dalam menentukan arah pembangunan wilayahnya.
Mereka bertugas memimpin pemerintahan daerah sesuai kebijakan bersama DPRD, menyusun dan mengajukan APBD, hingga menetapkan Perda yang sudah disetujui.
Kehadiran para perempuan ini menjadi angin segar bagi demokrasi Indonesia menandakan bahwa kualitas kepemimpinan tak lagi soal gender, tapi soal kompetensi, visi, dan keberanian. Tahun 2025 menjadi titik terang kebangkitan perempuan dalam kancah kepemimpinan daerah.
BACA JUGA:Pembunuhan di Skip: Pengakuan 3 Terduga Pelaku yang Ditangkap, Ada Pelaku Keempat
Tianzi Agustin