Pemerintah Iran membatasi akses internet secara nasional, tetapi menyebut pembatasan itu akan dicabut begitu situasi kembali normal.
4. Serangan Balasan Iran
Iran merespons cepat dengan meluncurkan puluhan rudal ke wilayah Israel. Garda Revolusi Iran menyebut serangan ini sebagai “deklarasi perang.”
Israel menyatakan, sebagian besar dari sekitar 100 drone Iran berhasil dicegat sebelum memasuki wilayah udara negara itu.
Namun, pada Sabtu dini hari, Iran kembali meluncurkan gelombang serangan berikutnya. Militer Israel melaporkan aktivasi sirene peringatan serangan udara dan keberhasilan beberapa misi pencegatan oleh angkatan udaranya.
Tim penyelamat Israel menyebutkan, 21 orang luka akibat serangan roket di wilayah pesisir, serta 34 orang terluka di kawasan Gush Dan. Seorang perempuan dilaporkan meninggal karena luka serius.
5. Apakah AS Terlibat?
Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, meminta Dewan Keamanan PBB bertindak cepat terhadap serangan yang disebutnya sebagai bentuk perang terbuka. Dewan pun langsung menggelar sidang darurat pada Jumat.
Sebelum serangan, Iran telah memperingatkan akan menyerang pangkalan militer AS di kawasan jika terjadi konflik. Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengaku telah diberi informasi sebelumnya oleh Israel mengenai operasi militer tersebut.
Akan tetapi, ia menegaskan bahwa Washington tidak ikut terlibat secara langsung.
Trump memperingatkan Teheran bahwa serangan berikutnya akan lebih brutal jika Iran tidak segera menghentikan program nuklirnya. “Lebih baik buat kesepakatan sekarang sebelum segalanya terlambat,” ujar Trump.
Sementara itu, Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio memperingatkan Iran agar tidak menyasar kepentingan atau personel Amerika di Timur Tengah.
BACA JUGA:Iran Serang Israel Sampai Habis Tak Bersisa, Pengamat Ingatkan Israel Bisa Hancur Total!!!
6. Program Nuklir Iran
Iran telah lama membantah tuduhan bahwa negaranya berupaya mengembangkan senjata nuklir.