Iklan RBTV

Katanya 2 Penyakit Ini Tidak Boleh Makan Singkong, Benarkah? Simak Ulasannya Berikut

Katanya 2 Penyakit Ini Tidak Boleh Makan Singkong, Benarkah? Simak Ulasannya Berikut

--

- Indeks glikemik (IG) singkong rebus sebesar 55, sedangkan nasi putih memiliki IG 72. Artinya, singkong rebus menyebabkan lonjakan gula darah yang lebih rendah dibanding nasi putih.

- Kandungan karbohidrat dalam 100 gram singkong rebus mencapai 34,76 gram, sedangkan dalam nasi putih hanya sekitar 27,9 gram.

- Beban glikemik singkong rebus sebesar 19, sementara nasi putih mencapai 20. Meski perbedaannya kecil, beban glikemik singkong tergolong sedang, sedangkan nasi tergolong tinggi.

Melihat data ini, singkong rebus bisa menjadi alternatif nasi bagi penderita diabetes, namun tetap harus dibatasi.

Konsumsi berlebihan tetap bisa mningkatakan kadar gula darah, terutama jika tidak diimbangi dengan aktivitas fisik dan kontrol pola makan yang tepat. Jadi, bukan berarti dilarang total, tapi perlu dikontrol.

BACA JUGA:Cek Saldo di Rekening, 3 Kelurahan di Mukomuko Masing-masing Masuk DANA 200 Juta

2. Apakah Penderita Asam Urat Tidak Boleh Makan Singkong?

Muncul pula anggapan bahwa singkong bisa memicu asam urat, terutama karena singkong sering dikonsumsi dalam bentuk gorengan atau campuran masakan bersantan. Tapi benarkah singkong itu berbahaya untuk penderita asam urat?

Menurut penjelasan dari kanal YouTube Sukarno Karno, ternyata singkong termasuk makanan dengan kandungan purin rendah, sehingga aman untuk dikonsumsi oleh penderita asam urat.

Penyakit asam urat sendiri disebabkan oleh kelebihan zat purin dalam tubuh, yang kemudian diubah menjadi asam urat oleh metabolisme tubuh.
makanan tinggi purin seperti jeroan, makanan laut, dan daging merah memang wajib dihindari, tapi singkong bukan termasuk dalam daftar tersebut.

BACA JUGA:Oknum LSM Kena OTT, Kejari Seluma Beri Pendampingan Hukum Pengelolaan Dana Desa

Bahkan, beberapa ahli menyebut bahwa singkong bisa dikonsumsi secara rutin oleh penderita asam urat, Karna kandungan purinnya tergolong rendah, setara dengan makanan seperti jagung, keju, susu, dan telur.

Namun tetap, cara pengolahan yang sehat sangat penting. Hindari memasak singkong dengan tambahan santan atau lemak berlebih agar tidak menambah risiko inflamasi pada sendi.

BACA JUGA:Pemilik Weton Tulang Wangi Bakal Selamat saat Malam Satu Suro, Asalkan Tidak Melakukan Pantangan Ini

Singkong Aman, Asal Tahu Batasannya

Jadi, menjawab pertanyaan utama yakni penyakit apa yang tidak boleh makan singkong? Jawabannya bukan tidak boleh, tapi harus hati-hati.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: