2. Suku Bunga Tinggi yang Tidak Wajar
Pinjaman ilegal cenderung menetapkan suku bunga yang sangat tinggi, yang mungkin melanggar batasan suku bunga yang diatur oleh hukum.
BACA JUGA:Pinjam Uang di Kantor Pos Via Online Bisa Sampai Rp 300 Juta, Bunga Rendah Syaratnya Gampang
3. Praktik Pemasaran yang Menyesatkan
Beberapa penyedia pinjaman ilegal mungkin menggunakan praktik pemasaran yang menyesatkan atau manipulatif untuk menarik nasabah.
4. Tidak Mengungkapkan Informasi dengan Jelas
Pinjaman ilegal mungkin tidak mengungkapkan dengan jelas semua persyaratan, biaya, dan risiko yang terkait dengan pinjaman.
5. Metode Penagihan yang Kasar atau Ilegal
Pinjaman ilegal seringkali menggunakan metode penagihan yang tidak etis, termasuk ancaman, penipuan, atau intimidasi.