3. Hati-hati dengan Tawaran yang Terlalu Bagus
Jika tawaran pinjaman terlihat terlalu bagus untuk menjadi kenyataan (misalnya suku bunga yang sangat rendah atau persyaratan yang tidak masuk akal), ini bisa menjadi tanda bahaya. Penipu sering menggunakan tawaran yang menggiurkan untuk menarik calon korban.
4. Jangan Memberikan Informasi Pribadi
Hindari memberikan informasi pribadi atau keuangan yang sensitif kepada pemberi pinjaman yang belum Anda verifikasi sepenuhnya. Informasi seperti nomor rekening bank, PIN, atau kata sandi harus dijaga dengan baik.
BACA JUGA:Begini Cara Beli Token Listrik hingga 1.000.000 via E-Wallet DANA, Praktis Cukup Pakai HP
5. Periksa Situs Web Resmi
Pastikan Anda mengakses situs web resmi pemberi pinjaman melalui tautan yang benar. Jangan pernah mengklik tautan dari email atau pesan yang mencurigakan. Buka browser Anda dan masukkan URL resmi pemberi pinjaman sendiri.
6. Baca Syarat dan Ketentuan
Teliti syarat dan ketentuan pinjaman dengan cermat sebelum menyetujui apa pun. Pastikan Anda memahami semua persyaratan, biaya, dan kewajiban yang terkait dengan pinjaman.
7. Berkonsultasi dengan Ahli Keuangan
Jika Anda ragu atau bingung tentang sebuah tawaran pinjaman, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan ahli keuangan atau penasihat hukum yang dapat memberikan pandangan independen.