Iklan RBTV

10 Pantangan Penderita GERD yang Tidak Boleh Dikonsumsi

10 Pantangan Penderita GERD yang Tidak Boleh Dikonsumsi

--

BACA JUGA:Samsung Galaxy S25+, Punya Spesifikasi dan Fitur Canggih, Begini Spesifikasi dan Harga Terbarunya

3. Makanan Tinggi Lemak

Selanjutnya adalah makanan yang tinggi lemak. Sebab, jenis makanan ini mampu melemahkan otot esofagus di bagian bawah sehingga asam lambung dapat naik dengan mudah.

Makanan tinggi lemak juga meningkatkan hormon kolesistokinin secara berlebihan. Hormon inilah yang berperan penting dalam memisahkan antara kerongkongan dan asam lambung. Akibatnya, terjadi iritasi dan kemerahan pada kerongkongan.

Jadi, untuk mencegah GERD, hindari makanan berminyak dan tinggi lemak seperti gorengan, jeroan, daging tinggi lemak, mentega, hingga keju.

BACA JUGA:Ajang Bina Bakat Seni Siswa, HighScope Indonesia Bengkulu Gelar Exhibition Musical

4. Kubis

Kubis menjadi salah satu sayuran yang tidak boleh dimakan oleh penderita asam lambung secara berlebihan. Sebab, sayuran ini mengandung fruktosa tinggi gula yang menghasilkan banyak gas di dalam tubuh. 

Jadm jika penderita GERD memakannya terlalu banyak, akibatnya asam pada lambung akan naik dan menyebabkan maag.

5. Buah Mengandung Tinggi Asam

Buah yang rasanya asam seperti jeruk, lemon, hingga kiwi dapat memicu naiknya asam lambung. Buah-buahan ini bisa menimbulkan rasa perih, sensasi terbakar di perut, dan mengurangi kekuatan otot kerongkongan.

BACA JUGA:8 HP Samsung Paling Langsing Alias Tipis Edisi Terbaru 2026

6. Bawang-bawangan

Bawang putih dan bawang Bombay juga merupakan makanan yang bisa mengurangi kekuatan otot esofagus di bagian bawah sehingga asam lambung dapat naik dengan mudah. 

Selain itu, jenis bawang ini juga mampu menimbulkan gejala maag, seperti rasa nyeri setelah makan. Bawang juga mengandung rasa pedas sehingga berbahaya bagi lambung.

7. Cokelat

Siapa penderita GERD namun tetap menyukai coklat? Padahal, menurut penelitian Gastroesophageal Reflux Disease, coklat menjadi salah satu makanan pantangan GERD. Hal ini karena coklat dapat mengendurkan otot sfingter esofagus bagian bawah.

Otot tersebut adalah bagian tubuh yang mencegah makanan dan asam pada perut kembali ke kerongkongan yang sebabkan gejala refluks asam.

Cokelat yang berasal dari tanaman kakao dan mengandung methylxanthine, senyawa yang mirip dengan kafein. Senyawa inilah yang mampu mengendurkan otot sfingter esofagus. Tak hanya itu, coklat juga mengandung lemak dalam bentuk cacao butter. 

Dengan memakan makanan yang tinggi lemak, ini biasanya akan menyebabkan sistem pencernaan memproduksi lebih banyak empedu untuk membantu pencernaan. Akibatnya, asam lambung akan naik dan menyebabkan maag kambuh.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: