Pendapatan Daerah 2025, Jual Benih Sawit di Utara Hasilkan Rp 300 - Rp 500 Juta per Tahun
Pendapatan Daerah 2025, Jual Benih Sawit di Utara Hasilkan Rp 300 - Rp 500 Juta per Tahun--foto:rbtv.disway.id
UTARA, RBTVDISWAY.ID – Kegiatan pengadaan kecambah hingga penyemaian benih sawit yang dilaksanakan oleh Dinas Perkebunan Kabupaten Bengkulu Utara, menghasilkan Pendapatan Asli Daerah atau PAD mulai dari 300 hingga 500 juta rupiah per tahun.
Pada tahun 2024 hasil penyemaian 15 ribu benih sawit, menghasilkan pendapatan daerah 502 juta rupiah dari target 500 juta rupiah. Sementara di tahun 2025 hasil penyemaian 10.000 benih di tahun 2024, hingga Mei sudah di angka 347 juta rupiah.
BACA JUGA:BBM di Bengkulu Sulit Didapat dan Dibatasi, Bus Tunda Jam Keberangkatan
Kepala Dinas Perkebunan Bengkulu Utara Desman Siboro mengatakan, benih dijual sesuai dengan peraturan daerah, yakni 40 ribu rupiah per bibit usia kurang dari 12 bulan dan 45 ribu rupiah dengan usia bibit di atas 12 bulan. Penjualan dilakukan untuk masyarakat umum sebab bersifat komersial.
Ditambahkan Desman, untuk tahun ini pihaknya akan kembali mengadakan pembelian 10.000 kecambah sawit sriwijaya dari Palembang, yang nantinya akan melalui proses pemeriksaan laboratorium, sebelum diserahkan ke Pemerintah Daerah.
BACA JUGA:429 Peserta P3k Tahap I Bengkulu Sudah Tanda Tangan Kontrak Kerja Selama 5 Tahun
“Untuk sektor perkebunan, kita fokus di pembibitan PAD dan alhamdulillah memenuhi target dari 300 kini jadi 500 juta rupiah per tahun. Kita memang 3 tahun ini berturut selalu mempertahankan PAD. Nah benih sawit tahun ini rencananya sudah ada 10.000 yang akan kita kondisikan lagi ke cambah sawit sriwijaya dari Palembang. kemudian di keluaran di 2026. Nanti tetap diperiksa dulu sebelum masuk ke penyerahan,”ujar Desman Siboro.
BACA JUGA:Jadi Kades Semakin Bahagia, Segini Uang Pensiun Seorang Kepala Desa, BPD juga Dapat
Novan Alqadri
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:


